728x90

Breaking News Bray

Mataf Ka'bah Dibuka, Jemaah Antre dan Tawaf Distancing. Lalu Bagaimana Dengan Haji?



WuanjrotBray,-
Akhirnya umat muslim seluruh dunia bisa bernapas lega mendapatkan kabar gembira dari Kota Suci Mekkah, Saudi Arabia. Pasalnya, Masjidil Haram kembali dibuka untuk sholat berjamaah. Tak hanya itu Pengurus Mesjid juga membuka pelatara mataf untuk para jemaah yang melaksanakan tawaf.



Meski harus antre berjam-jam, namun tak lantas membuat semangat para jemaah menjadi surut, justru banyak yang bersyukur karena akhirnya bisa kembali melakukan tawaf. Semenjak kebijakan pemerintah Saudi Arabia menutup Mesjidil Haramain pada 19 Maret 2020.

Berita gembira ini diumumkan oleh pengurus Masjidil Haram melalui akun twitter @HaramainInfo.
Dalam pengumuman tersebut disampaikan, pembukaan halaman dasar di seputar Ka'bah al-Musyarriffah dimulai tanggal 31 Maret 2020.

Jumlah jamah dibatasi maksimal 50 orang, kemudian dibuat per grup untuk melaksanakan tawaf sebanyak 7 putaran. Pintu masuk menuju Masjidil Haram sementara hanya bisa melalui Pintu King Fahd.

Baca Juga : Salah Satu Stadion Di Brasil Di Ubah Menjadi Pengobatan Virus Corona

Meskipun sudah mulai dibuka untuk tawaf. Namun belum ada kepastian untuk agenda Ibadah Haji tahun ini. Pemerintah Arab Saudi meminta umat Islam untuk menunda sementara persiapan ibadah Haji. Mohammad Benten, Menteri Urusan Haji Arab Saudi, mengatakan "Arab Saudi sepenuhnya siap untuk melayani peziarah dan Jemaah Umrah. Namun dalam keadaan seperti ini, ketika kita berbicara tentang pandemi global.Kerajaan lebih mementingkan untuk melindungi kesehatan umat muslim dan warga negara, sehingga kami meminta saudara-saudara umat muslim di seluruh dunia untuk menunggu sampai situasinya jelas."



Dari Indonesia, hal tersebut mendapat tanggapan dari Menteri Agama, Fachrul Razi, yang menyampaikan bahwa apabila pada akhirnya Arab Saudi membatalkan pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini maka pemerintah akan mengembalikan seluruh biaya haji yang telah dibayarkan oleh jemaah, yang saat ini sudah ada 83.337 jemaah yang sudah melunasi.

Saat ini Arab Saudi termasuk salah satu negara terdampak pandemi corona. Data dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan 1.563 orang terinfeksi dan 10 orang meninggal akibat COVID-19.

Comments
0 Comments

No comments