Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Prinsip Kerja VLAN

 



WuanjrotBray,- 

a. Filtering Database

Berisi informasi tentang pengelompokan VLAN. Terdiri dari:

1) Static Entries

a) Static Filtering Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim atau dibuang atau juga di masukkan ke dalam dinamic entries

b) Static Registration Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim ke suatu jaringan VLAN dan port yang bertanggung jawab untuk jaringan VLAN tersebut

2) Dynamic Entries

a) Dynamic Filtering Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim atau dibuang

b) Group Registration Entries: Mespesifisifikasikan apakah suatu data yang dikirim ke suatu group atau VLAN tertentu akan dikirim/diteruskan atau tidak.

c) Dynamic Registration Entries: Menspesifikasikan port yang bertanggung jawab untuk suatu jaringan VLAN

b. Tagging

Saat sebuah data dikirimkan maka harus ada yang menyatakan Tujuan data tersebut (VLAN tujuan). Informasi ini diberikan dalam bentuk tag header,sehingga informasi dapat dikirimkan ke user tertentu saja (user tujuan),didalamnya berisi format MAC Address.

Jenis dari tag header:

1) Ethernet Frame Tag Header

2) Token Ring and Fiber Distributed Data Interface (FDDI) tag header Networking


Tipe Koneksi VLAN

Tipe koneksi dari VLAN dapat di bagi menjadi 3 yaitu:

a. Trunk Link

b. Access Link

c. Hibrid Link (Gabungan Trunk dengan Access)


Contoh Konfigurasi VLAN

a. Static VLAN –port switch dikonfigurasi secara manual.

SwUtama#config Terminal

Enter configuration commands, one per line. End with CTRL/Z.

Sw02(config)#VLAN 10

Sw02(config-vlan)#nameVLAN_Mahasiswa

Sw02(config-vlan)#exit

Sw02(config)#Interface fastEthernet 0/2

Sw02(config-if)#switchport mode access

Sw02(config-if)#switchport access VLAN 10

b. Dynamic VLAN

Mode ini digunakan secara luas di jaringan skala besar. Keanggotaan port Dynamic VLAN dibuat dengan menggunakan server khusus yang disebut VLAN Membership Policy Server (VMPS). Dengan menggunakan VMPS, kita dapat menandai port switch dengan VLAN? secara dinamis berdasar pada MAC Address sumber yang terhubung dengan port.

c. Voice VLAN – port dikonfigurasi dalam mode voice sehingga dapat mendukung IP phone yang terhubung.

Sw02(config)#VLAN 120

Sw02(config-vlan)#nameVLAN_Voice

Sw02(config-vlan)#exit

Sw02(config)#Interface fastEthernet 0/3

Sw02(config-if)#switchport voice VLAN 120.

VTP (VLAN Trunking Protocol) biasanya digunakan untuk menyederhanakan pembuatan VLAN pada banyak switch. Pada VTP ada switch yang bertindak sebagai VTP server, VTP transparent, VTP client :

1.1  VTP Server

Switch ini digunakan sebagai untuk melakukan create, add, delete suatu VLAN. Kemudian informasi yang telah dibuat tadi diteruskan ke switch VTP transparent dan VTP client.


1.2  VTP Transparent

Switch ini tidak menyimpan informasi yang dikirim dari VTP server, dia hanya meneruskan informasi tersebut ke VTP client.


1.3  VTP client

Switch yang menerima dan menyimpan informasi VLAN yang dikirim oleh VTP server melalui VTP transparent.

Langkah pemilihan VTP server, transparant, dan client, dilakukan berdasarkan configuration revision number yang saat switch dihidupkan makan bertambah jumlahnya mulai dari 0 sampai 2.147.483.648, walaupun sudah disetting ke mode VTP client, switch harus di reload dulu agar revision number kembali ke 0 sebab angka yang tinggi akan menimpa angka yang lebih rendah. Angka lebih tinggi akan menjadi VTP server.


 

23 comments for "Prinsip Kerja VLAN"