728x90

Breaking News Bray

Kampung Gajah Jadi Kampung 'Mati'



WuanjrotBray.,
Masih ingatkah dengan sebuah tempat wisata di kawasan Bandung Utara yang memiliki ikon hewan besar berbelalai panjang? Ya, serupa dengan ikonnya nama destinasi wisata tersebut adalah Kampung Gajah. Mulai dibuka pada 23 Desember 2010, Kampung Gajah memiliki 30 wahana yang dibangun di tanah seluas 60 hektare.


Taman rekreasi milik PT. Cahaya Adiputra Sentosa (CAS) ternyata hanya mampu bertahan di masa kejayaan selama 7 tahun, sebelum akhirnya dinyatakan pailit pada tanggal 13 Desember 2017 oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Kemudian asetnya dilelang. Kampung Gajah resmi ditutup di bulan Mei 2018. 





Kabar yang beredar, konon katanya kebangkrutan tersebut disebabkan karena PT. CAS tidak mampu membayar tagihan yang berasal dari 50 kreditur baik preferen, konkuren, dan separatis, yang saat itu bernilai total 651 milyar rupiah. Beberapa kreditur yang memiliki piutang palig besar adalah Bank J Trust 135 milyar, BRI sebesar 69 milyar, dan BRP Gunadhana senilai 27 milyar.
Keputusan pailit juga diputuskan oleh Pengadilan yang mengabulkan permohonan pembatalan perdamaian yang diajukan oleh Bank J Trust


Sebab lainnya, Kampung Gajah mulai ditinggalkan oleh peminatnya adalah karena banyak yang menyebutkan biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati setiap wahana di sana terlalu mahal. Begitulah yang ramai menjadi perbincangan orang-orang. Apalagi sekarang di kota Bandung banyak sekali tempat-tempat rekreasi seperti taman-taman dan destinasi lain yang instagramable.



Semenjak ditutup, kini Kampung gajah seperti kampung mati. Tak berpenghuni, kondisinya tak terawat, tumbuhan liar memenuhi setiap sudutnya, belum lagi bangunan-bangunan yang rusak dan wahana-wahana yang tersisa dan dalam kondisi yang tak layak membuat kesan seram dan mencekam di sana. Beberapa orang malah ada yang sempat melakukan uji nyali di sana.


Tempat yang dulunya penuh dengan keceriaan, tawa, dan keramaian. Kini hanya tinggal puing-puing. yang tersisa hanya kesunyian, sepi, dan hanya menjadi kenangan bagi 112 pegawai yang pernah bekerja di sana, dan juga bagi para pengunjung yang pernah menghabiskan waktu di Kampung gajah.



Siapa nih yang perah datang pada masa kejayaan Kampung Gajah?

1 comment: