728x90

Breaking News Bray

Penjual Mie, Pakai Daging Manusia



WuanjrotBray,-

Berawal dari laporan pelanggan, berujung pada terungkapnya fakta mengejutkan dari sebuah kedai vegetarian di Bangkok, Thailand.

Seorang pelanggan menemukan daging cincang dalam menu mie vegetarian yang disajikan oleh sebuah kedai vegetarian. Padahal sudah jelas menu yang dipesan adalah menu vegetarian. Merasa tidak terima dengan hal itu, sang pelanggan lalu melaporkan kedai tersebut kepada polisi.
Menanggapi laporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan ke kedai vegetarian itu dan menemukan fakta mencengangkan bahwa kedai tersebut bukan hanya menggunakan daging hewan untuk sajian makanannya, tetapi juga daging manusia.

Hal ini dikonfirmasi saat pemeriksaan dan hasilnya menemukan banyak darah memenuhi dinding dapur kedai tersebut, ditambah lagi ceceran daging manusia di lantai kedai.

Dalam penelusuran lebih dalam, akhirnya ditemukan sesosok mayat pria di septic tank yang terletak dibelakang kedai tersebut.


Dari hasil identifikasi, diketahui mayat tersebut adalah seorang pria bernama Prasit Inpathom, berusia 61 tahun, yang ternyata merupakan salah satu pelanggan kedai tersebut. Dan terakhir terlihat mengunjungi kedai untuk minum-minum pada 21 Oktober lalu.

Berita ini jelas membuat resah para pelanggan kedai tersebut. Pasalnya mereka khawatir dengan dampak yang ditimbulkan dari memakan daging manusia.

Akibat yang ditimbulkan dari memakan daging manusia, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, kemungkinan mengidap kondisi bernama Kuru. Penyakit ini sangat jarang ditemukan pada manusia, ini terjadi akibat protein yang bengkok dalam daging manusia. 

Lebih parahnya lagi, sel-sek saraf otak dari tubuh yang terbunuh, bisa membuat otak kita memiliki banyak lubang seperti spons. Efeknya bisa perubahan mood yang labil, dementia hingga tidak nafsu makan, dan kesulitan dalam berjalan.

Penyakit-penyakit tersebut adalah karena daging manusia dikategorikan sebagai daging merah, karena sangat banyaknya darah myoglobin dalam otot kita.
Comments
0 Comments

No comments